INILAH RAHASIA UBI JALAR YANG BERMANFAAT BAGI KESEHATAN

Ubi jalar atau yang biasa dikenal dengan ketela rambat merupakan salah satu sumber makanan yang tidak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Di beberapa daerah, ubi jalar kerap dijadikan sebagai sumber makanan pokok atau hanya sekadar camilan. Dalam pengolahannya, ubi jalar dapat dikukus, dibakar, maupun digoreng sesuai dengan selera masing-masing.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap remeh ubi jalar. Hal ini dikarenakan ubi jalar seringkali ditemukan di pedesaan, sehingga disebut panganane wong ndeso (makanannya orang desa). Ubi jalar juga tidak dapat dimakan begitu saja, namun harus melalui beberapa proses pengolahan untuk dapat dikonsumsi.

Namun di balik eksistensinya yang rendah, sesungguhnya banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari kandungan ubi jalar ini. Salah satunya yakni zat antioksidan. Kandungan ini akan semakin tinggi bila warna ubi jalar semakin pekat, yakni nampak sangat putih, oranye, maupun ungu.

Adapun manfaat lain yang terdapat di dalam ubi jalar yakni sebagai berikut:

  • Meningkatkan sistem imun tubuh

Di balik penampilannya yang kurang menarik, ubi jalar kaya akan kandungan nutrisi seperti vitamin C, B kompleks, zat besi, dan juga fosfor. Zat-zat tersebut sangat diperlukan untuk menguatkan kekebalan tubuh.

  • Atasi bronkitis dan asma

Adapun kandungan vitamin C, zat besi, serta nutrisi lainnya yang terdapat pada ubi jalar efektif membantu dalam meredakan penyakit bronkitis. Tidak hanya itu, aroma khas yang terdapat pada ubi jalar juga efektif dalam mengatasi hidung yang mampet serta membantu meredakan asma. 

  • Baik bagi sistem pencernaan

Kandungan serat yang terdapat pada ubi jalar juga terbilang tinggi, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kentang. Meski demikian, ubi jalar tergolong sumber makanan yang cukup mudah dicerna sehingga baik bagi kesehatan lambung dan usus. Selain itu, vitamin C, B kompleks, kalium, betakaroten, dan kalsium pada ubi jalar juga dapat membantu meringankan gejala radang lambung. Dengan demikian, maka ubi jalar akan membantu menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan yang terkandung pada ubi jalar juga dapat mengurangi rasa sakit pada pencernaan. 

  • mencegah tumbuhnya sel kanker

Betakaroten merupakan salah satu jenis zat antioksidan yang terkandung dalam ubi jalar. Zat tersebut adalah pembentuk warna pada ubi jalar. Selain itu, betakaroten menjadi komponen yang penting dalam mencegah tumbuhnya sel kanker, terutama untuk kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan sejumlah kanker lainnya.

  • Menambah berat badan

Ubi jalar sering dijadikan makanan pokok. Sebab, salah satu kandungan gizi dari ubi jalar yakni karbohidrat yang berperan sebagai sumber energi dalam tubuh. Glukosa sebagai hasil olahan senyawa karbohidrat dan enzim tubuh menghasilkan lemak yang akan menambah berat badan seseorang apabila rajin mengonsumsi ubi jalar dan makanan lain yang mengandung karbohidrat.

  • Mengatasi peradangan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa ubi jalar memiliki efek antiperadangan. Didukung dengan betakaroten, vitamin C, dan magnesium, ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan internal maupun eksternal.

  • Redakan sakit artritis

Komposisi betakaroten, seng, magnesium, dan vitamin B kompleks membuat ubi jalar dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan dalam mengatasi artritis. Caranya mudah, cukup dengan kompres bagian yang mengalami sakit akibat artritis dengan air rebusan ubi jalar yang telah didiamkan.

Limar Rendy Megantara S.I.Kom

Posted by Limar Rendy Megantara S.I.Kom

Tv Series junkie. Typical twitter trailblazer. Problem solver. Writer. Communicator. Amateur pop culture evangelist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *